Tampilkan postingan dengan label pinjaman bank. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pinjaman bank. Tampilkan semua postingan

Targetkan Wirausaha Muda, BNI Keluarkan Kartu Kredit Affinity BNI-IPB Platinum Card


affinity kartu kredit IPB BNI
affinity kartu kredit IPB BNI

BNI bekerja sama dengan IPB luncurkan Kartu Kredit Affinity BNI-IPB Platinum Card pada tanggal 27 Juni 2012, di kampus IPB Dramaga Bogor. Pelucuran ini merupakan wujud upaya BNI dalam menciptakan ruang bagi generasi muda untuk memulai usahanya sendiri serta dukungan bagi para mahasiswa yang ingin mencoba berwirausaha. 


Keunggulan yang dimiliki oleh Kartu kredit Affinity BNI-IPB ini antara lain dapat memenuhi kebutuhan kredit tak terbatas bagi mahasiswa, dengan minimal pinjaman Rp20 juta. Sehingga  mahasiswa yang serius berniat  menjadi wirausaha muda dapat memulai usaha dengan modal yang mencukupi.  Ini merupakan privilage yang diberikan oleh BNI demi mengakomodasi kebutuhan usaha yang terus meningkat. 


Kerjasama BNI dengan IPB ini bukanlahyang pertama kalinya. Sebelumnya, dalam kerja sama yang  telah berlangsung sejak Mei 2003,  BNI juga telah mengeluarkan kartu kredit  versi Gold dan Biru.  


Dikutip dari website resmi BNI, Direktur Enterprise Risk Management BNI, Sutanto, mengungkapkan bahwa kartu kredit Affinity ini sangat cocok sebagai pegangan bagi mahasiswa dan dan sivitas akademik yang berniat melakukan wirausaha. 


"Jalinan ini menjadi ekspetasi BNI untuk dapat membina tunas muda yang unggul sebagai karyawan dan wirausahawan," ungkap Sutanto.


Selain dengan kartu kredit Affinity,  wujud dukungan BNI terhadap wirausaha muda ini juga dibuktikan  dengan adanya program enterpreneurship bernama pojok BNI Wirausaha. Program Pojok BNI Wirausaha ini saat ini telah berjumlah delapan unti tersebar di Universitas di Indonesia seperti Lampung (Unila), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Mataram (UNRAM), Universitas Udayana (UNUD), Universitas Andalas (UNAND), Universitas Cendrawasih (UNCEN), DAN Universitas Negeri Malang (UNEMA). (raw)

Memanfaatkan Pinjaman Tanpa Agunan


Saat mengajukan Pinjaman tanpa jaminan atau KTA , kita pasti sudah tahu bahwa kredit jenis ini memang lebih mudah dalam hal persyaratan, selain itu mengajukan pinjaman tanpa agunan juga 

  • Untuk modal usaha. Pastikan hasil usaha nantinya cukup untuk melunasi cicilan  pinjaman tanpa jaminan  dan bunganya tiap bulan.

  • Untuk liburan. Karena kegiatan liburan bukanlah suatu kegiatan ekonomi yang bisa menghasilkan penghasilan tambahan,  kita  harus sudah memiliki rencana pasti bagaimana  kita  akan memabayar tagihan  pinjaman tanpa jaminan  ini. Jangan sampai sepulang dari liburan  kita  malah pusing karena tidak bisa melunasi tagihan kredit.

  • Biaya pernikahan. Pernikahan pastinya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jika  kita  berniat untuk menggunakan pinjaman tanpa agunan  sebagai biaya pesta pernikahan  kita , pastikan cicilan kredit ini sebagai prioritas utama  kita .

Pemanfaatan Pinjaman tanpa agunan
  • Untuk Uang muka kredit kendaraan atau rumah. Dengan adanya aturan baru dari Bank Indonesia mengenai batasan minimal DP pada KPR dan kredit kendaraan,  pinjaman tanpa jaminan  dapat digunakan untuk menyiasati kekurangan dana untuk pembayaran DP tersebut. Namun perlu diingat, dengan begini berarti  kita  membayar cicilan dua kali. Selain itu, sebaiknya  kita  memilih jangkan waktu yang paling pendek, mengingat bunga  pinjaman tanpa jaminan  uang tinggi sehingga lebih cepat lunas akan lebih baik.  (raw)

5 Kesalahan Umum dalam Rencana Bisnis untuk Kredit Usaha

Kesalahan memang bisa membuat kita untuk belajar, namun kesalahan dalam menyususn rencana bisnis merupakan hal yang sebaiknya dihindari. Pasalnya kesalahan penyusunan rencana bisnis bisa menjadi awal dari kehancuran bisnis. Selain karena nantinya bisnis kita akan berjalan sesuai dengan rencana ini, saat kita mengajukan kredit usaha ke bank atau calon investor kita, rencana bisnis inilah yang akan dijadikan pertimbangan oleh mereka.


Kesalahan Rencana Bisnis untuk Kredit Usaha

5-kesalahan-dalam-rencana-bisnis
5-kesalahan-dalam-rencana-bisnis

5 kesalahan yang sebaiknya kita hindari ketika menyusun rencana bisnis di antarannya:

  • Tidak fokus terhadap kompetitor. Jangan sampai menganggap remeh atau menutup-nutupi keadaan kompetitor yang sebenarnya dengan anggapan bahwa bank akan memberi kredit usahas jika saingan kita tidak terlalu berat. Bank pemberi kredit usaha justru lebih perlu untuk mengetahui bagaimana persaingan bisnis dan bagaimana rencana kita untuk bersaing dengan mereka.
  • Proyeksi keuangan yang tidak realistis. Investor dan bank pemberi kredit usaha mengharapkan untuk melihat rencana bisnis yang menggambarkan rencana proyeksi keuangan yang realistis sebagai antisipasi
  • Tidak memiliki target konsumen yang jelas. Kita harus menentukan pasar usaha kita dan menyajikan gambaran yang jelas akan target konsumen.
  • Terlalu heboh. Rencana bisnis yang terlalu heboh dan terlalu banyak menggunakan kata superlatif (ter-) bisa menjatuhkan rencana bisnis kita.  Buatlah bank pemberi kredit usaha tertarik dengan ide bisnis kita, bukan karena kata-kata yang berlebihan.
  • Riset yang buruk.  Pastikan riset Anda akurat, up-to-date, dan dapat diverifikasi.

Selain lima kesalahan fatal di atas, beberapa kesalahan yang harus dihindari lainnya adalah penulisan yang tidak menarik dan bertele-tele.

Mengajukan kredit Renovasi Jamsostek, Ini Syaratnya

Selain melalui perbankan konvensional dan perbankan syariah, Anda juga bisa mengajukan Kredit renovasiuntuk biaya perbaikan rumah Anda melalui jamsostek. Fasilitas kredit renovasi melalui jamsostek ini, adalah hasil kerjasama Jamsostek dengan bank tertentu di Indonesia.

Persyaratan Mengajukan Kredit Renovasi Jamsostek

kredit renovasi jamsostek
Bila Anda berniat untuk mengajukan kredit renovasi melalui Jamsostek, sebaiknya perhatikan persyaratan berikut yang harus Anda penuhi sebelumnya:


  • Terdaftar sebagai peserta Jamsostek minimal selama 5 tahun.
  • Maksimal gaji peserta sebesar Rp15 juta.
  • Melampirkan surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan.
  • Tidak sedang dalam proses pelunasan PUMP dan/atau PUMP-KB dari Jamsostek (Persero).
  • Tanah yang rumah yang direnovasi adalah milik sendiri yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai dari peserta Jamsostek.
  • Surat rekomendasi dari PT Jamsostek (Persero) bahwa peserta layak dan telah memenuhi persyaratan untuk mendapatkan PRR-KB.


Setelah semua persyaratan lengkap dan telah diverifikasi oleh pihak Jamsostek proses selanjutnya adalah pengajuan KGM di Bank pemberi kredit.


Selamat mengajukan kredit renovasi. (raw)

Tips Mudah Kelola Dana Kredit Renovasi Rumah

Dengan adanya dana kredit renovasi dari bank, pemilik rumah bisa mengajukan pinjaman untuk membiayai perbaikan rumahnya. Sehingga pemilik rumah bisa memperbaiki rumahnya tanpa takut akan kehabisan biaya ditengah jalan lagi. Kredit renovasi ini, bisa diajukan baik melalui bank konvensional atau bank syariah. Keduanya memiliki persyaratan yang hampir sama. Perbedaan biasanya terletak pada sistem bunga, pembayaran, dan cicilan.


Mengelola Kredit Renovasi


mengelola-kredit-renovasi
mengelola kredit renovasi
Berikut adalah cara mengelola kredit renovasi agar efektif bagi Anda, diantaranya:
  • Perhitungkan kebutuhan dana renovasi Anda dengan memperhitungkan kemungkinan penambahan biaya di tengah jalan misalnya penambahan bagian rumah yang harus direnovasi atau karena naiknya harga bahan bangunan.

  • Persiapkan dana untuk kelengkapan dokumen dan jasa arsitek atau kontraktor. saat hendak mengajukan kredit renovasi Anda membutuhkan jasa arsitek atau kontraktor untuk membantu menyiapkan dokumen sebagai syarat kredit. Dokumen yang dimaksud adalah dokumen RAB (Rencana Anggaran Biaya) dan IMB.

  • Waktu pencairan dana kredit renovasi ini bervariasi tergantung kebijakan bank tempat Anda mengajukannya. Ada yang dibagi secara bertahap dan ada juga yang langsung 100% . Agar pas dengan pengerjaan renovasi Anda , untuk itu Anda harus cermat dalam mengatur penggunaan dana renovasi ini. Misalnya 25% pertama untuk biaya membongkar atap dan tembok, 50% untuk biaya membeli bahan dan membangun, 25% sisanya untuk finishing.

  • Bila Anda mengajukan kredit ke bank syariah, dana Anda akan dicairkan secara bertahap sesuai dengan perkembangan renovasi Anda. Sehingga Anda jangan sampai lalai  memberikan laporan pengerjaan renovasi Anda kepada bank. Dari laporan inilah nantinya bank akan menilai berapa besar dana yang mesti dicairkan untuk membantu Anda. Bila Anda terlambat melaporkannya, tentu bisa mengganggu seluruh proses renovasi karena dana yang akan Anda terima dari bank juga akan terlambat.

  • Bayarlah cicilan kredit Anda tepat pada waktunya. Bila Anda terlambat membayar maka akan ada denda yang dibebankan pada Anda. Denda ini biasanya dihitung dari jumlah hari keterlambatan dikalikan presentase tertentu dari jumlah angsuran bulanan, tergantung kebijakan bank.
Selamat memperbaiki rumah Anda.