Nih, Plus Minus Beli Rumah Second


Meski namanya rumah bekas, tapi rumah second atau bekas ini masih banyak yang mencari. Banyak masyarakat Indonesia yang berminat untuk  membeli rumah second, terutama rumah second yang berada di daerah startegis secara ekonomis. Bahkan harga rumah second ini pun tidak kalah mahal dengan rumah baru, misalnya saja di daerah Pondok Indah atau Menteng.

Selain dari lokasinya yang startergis sehingga menguntungkan dari segi ekonomi, masih ada keuntungan dan tentu saja kekurangan dari membeli rumah second ini. Apa sajakah itu? 

Plus dan Minus Membeli Rumah Second  

Berikut Plus dan minus dari membeli rumah second yang dijabarkan oleh  Supriyadi Amir dalam bukunya Sukses Membeli Rumah Tanpa Modal, antara lain:

Plus 
Plus minus beli rumah second
Plus Minus Beli Rumag Second
  • Bentuk dan kualitas bangunan yang bisa langsung terlihat, mengingat bangungannya yang sudah ada.
  • Lingkungan sosialnya sudah terbentuk. Misalnya mulai dari tetangga, sistem keamanan, fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, dan lainnya.
  • Infrastruktur yang sudah lengkap tersedia, contohynya jalanan, sambungan listrik dan air, dan taman bermain anak.
  • Pembeli dapat menawar harga rumah, sehingga bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Apalagi bila membeli langsung dari pemiliknya yang sedang memerlukan uang.
  • Rumah bisa langsung ditempati setelah urusan jual-beli selesai.
  • PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) rumah bekas relatif lebih kecil dibandiungkan rumah baru.
  • Kecilnya risiko investasi properti karena lingkungan penunjang yang sudah mapan.
  • Telah tersedia semua fasilitas membuat pemilik baru mudah beradaptasi.
Minus
  • Pilihan tipe, harga, lokasi yang terbatas. Berbeda dengan rumah baru.
  • Design yang sudah ketinggalan zaman, meski tidak semuanya.
  • Ada kemungkinan pemilik baru perlu mengeluarkan biaya untuk perbaikan dan perawatan di awal pembelian. Mengingat kualitas bangunan yang sudah lama.
  • Pemilik baru mau tidak mau harus mengubah total dengan cara renovasi bila ternyata bentuk atau designnya tidak cocok dengan keinginan.
  • Usia kontruksi yang sudah melebihi 20 tahun akan menyebakan kualitas bangunan yang menurun. Sehingga akan sulit untuk melakukan renovasi hanya sebagian saja. Jadi, pilihan yang terbaik adalah  melakukan renovasi total yang tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit
Semoga membantu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar